Gema Wahyu Ilahi Getarkan Medan Sunggal: Hari Pertama MTQ Ke-59 Kota Medan Berlangsung Khidmat
Senin, 13 April 2026, 10:02:22 | Dibaca: 29
MEDAN – Kemeriahan pembukaan MTQ ke-59 tingkat Kota Medan segera berganti dengan suasana khidmat dan penuh konsentrasi pada hari pertama perlombaan, Minggu (12/04/2026). Bertempat di arena utama Kecamatan Medan Sunggal, ratusan peserta dari berbagai kafilah mulai menunjukkan kemampuan terbaiknya dalam melantunkan ayat-ayat suci Al-Qur’an.
Berikut adalah laporan lengkap suasana hari pertama
Persaingan Ketat di Berbagai Cabang
Hari pertama pelaksanaan MTQ ke-59 difokuskan pada babak penyisihan untuk beberapa cabang bergengsi, di antaranya Cabang Tilawah (seni baca), Hifzil Qur'an (hafalan), dan Khat (kaligrafi). Arena utama dihiasi dengan suara merdu para Qari dan Qariah yang silih berganti naik ke atas mimbar, menciptakan atmosfer religius yang kental di seluruh area perlombaan.
Antusiasme Peserta dan Kehadiran Pejabat
Seluruh kafilah dari 21 kecamatan di Kota Medan hadir dengan kekuatan penuh. Salah satu yang paling mencuri perhatian adalah kafilah Kecamatan Medan Helvetia. tim official tampak sibuk memberikan dukungan mental dan teknis kepada para peserta sebelum naik ke mimbar.
Peserta muda seperti Muhammad Halim (Cabang Kanak-kanak Putra) dan Rasyka NG (Cabang Tartil) terlihat tenang meski menghadapi persaingan ketat dari kecamatan lain. "Persiapan kami sudah maksimal, hari ini fokus menjaga pita suara dan mental," ujar salah satu pendamping kafilah Helvetia.
Pusat Keramaian di Medan Sunggal
Kegiatan terpusat di kawasan Jalan Gatot Subroto dan area perkantoran Camat Medan Sunggal sebagai tuan rumah. Lokasi disulap menjadi "Kampung Al-Qur'an" dengan panggung utama yang megah dan deretan tenda UMKM yang menjajakan produk lokal, termasuk stand produk unggulan dari Medan Helvetia yang mulai dipadati pengunjung sejak pagi hari.
Pagi hingga Malam Hari
Perlombaan hari pertama dimulai tepat pukul 08.00 WIB dan dijadwalkan berlangsung hingga malam hari untuk cabang Tilawah Dewasa. Jadwal yang padat ini menuntut fisik yang prima, baik bagi para peserta, dewan hakim, maupun panitia pelaksana.
Mencari Bibit Unggul Kota Medan
Intensitas hari pertama ini merupakan langkah awal untuk menjaring putra-putri terbaik Kota Medan. Menurut dewan hakim, kualitas peserta tahun ini mengalami peningkatan signifikan. Selain sebagai ajang perlombaan, hari pertama ini menjadi momentum bagi Pemko Medan untuk membumikan Al-Qur'an di tengah masyarakat urban Medan.
Jalannya Perlombaan dan Stand UMKM
Proses perlombaan berjalan sangat tertib. Di arena Khat, para peserta tampak fokus menggoreskan tinta pada kanvas dengan tingkat ketelitian tinggi. Sementara di panggung Tilawah, penonton yang hadir tampak terpaku mendengarkan teknik pernapasan dan keindahan suara para peserta.
Di sisi lain arena, geliat ekonomi juga terasa. Stand UMKM Kecamatan Medan Helvetia menjadi salah satu titik perhatian. Penonton yang sedang beristirahat banyak singgah untuk melihat kerajinan tangan dan mencicipi kuliner khas yang dipromosikan oleh jajaran Camat Gunawan Perangin-angin, S.T., M.M.
"Hari pertama ini adalah cerminan suksesnya koordinasi antarwilayah. Kami bangga melihat putra-putri Helvetia tampil percaya diri," pungkas Abdillah Harja Purba di sela-sela pemantauan lomba.
Pelaksanaan MTQ ke-59 ini direncanakan akan terus berlangsung hingga penutupan pada 18 April 2026 mendatang. Bagi warga Medan yang ingin menyaksikan langsung kemeriahan dan kekhidmatan ini, gerbang arena di Medan Sunggal terbuka lebar untuk umum.